Senin, 26 Februari 2018

Tarian Topeng Gong

 Tari Topeng Gong merupakan satu bentuk kesenian tari yang memakai topeng, kedok, atau tapel yang diiringi dengan gamelan. Merupakan seni gamelan yang dilengkapi dengan tarian, lawakan, serta lakon atau cerita rakyat Betawi.Bentuk seni pertunjukan seperti itu merupakan upaya para seniman setempat dalam rangka pengembangan seni Gamelan Ajeng di Betawi agar tidak membosankan dan tidak ditinggalkan oleh masyarakat.Tarian Topeng Gong  mengisahkan tentang  seorang anak yang diharuskan belajar di pesantren. Namun si anak itu tidak turut perintah orang tuanya, akhimya anak tersebut memperaleh penyesalan.


Koreografi tari Topeng Gong Betawi terbagi menjadi dua, yaitu tarian wanita dan tarian pria. Dalam Tari Topeng Gong Betawi ini terdiri atas 7 gerak pokok dan 3 gerak peralihan dalam gerakan yang sama yaitu ngalaras. Tujuh gerak pokok itu adalah keupat, tindak tilu, mincid dan nyanyian, mincid dobelan, obah taktak (nyanyian), goyang pinggul, dan mincid tepuk bahu (akhir). Sedang tiga gerak pokok peralihan dalam gerakan yang sama, yaitu ngalaras. Sedangkan tarian laki-Iaki terdiri atas empat gerak pokok dan dua macam gerak tari peralihan (gerak peralihan nglaras obah taktak dan nglaras soloyong). Ditambah dengan satu gerak improvisasi yang disebut dombanini.


Waditra atau instrumen yang mengisi tarian Topeng Gong, antara lain terampet (sebagai pembawa melodi), kendang, kedemung atau demung, saron I dan saran II, boning, ketuk, cecer atau kecrek, kempul dan gong, bende atau kemor atau beri. 



Tidak ada komentar:

Posting Komentar